Subhanallah.. semoga apa yang
kami lakukan hari ini dapat bermanfaat untuk kami:)
Semua penasaran, siapa Nanang
Mubarok? Siapakah dia? Saya dan teman-teman yang diikut sertakan pada acara atau
bisa disebut dengan pelatihan alias Achievement Motivation Training (AMT) ini
tak sabar untuk melihatnya.
“Ayo, buruan ke aula. Posisi duduknya
diatur sesuai universitas yang kita mau masukin loooh,” ucap salah satu dari 67
(wew) teman seangkatan saya.
Segera saya bergegas sampe-sampe
saya ngga pake sepatu, malah pake sandal#abaikan.
Karena saya suka kuning, jadi
saya suka Universitas Indonesia. Maka saya langsung menduduki posisi yang udah
nempel kertas dengan tulisan Universitas Indonesia (hooo). Saya ingin masuk ke
teknik ui. Ke ui bukan karena saya suka kuning, tapi karena saya suka
biru#abaikanlagi. Pokoknya minta Do’anya yaa :).
Degdegdeg.. mana ya Pak
Nanangnya? Eng ing eng…
Sebenernya, awal-awal saya kira
yang dateng pelatih timnas.. soalnya pake jaket bola. Merah-putih gitu, cakep. Hehe
Pas ngeliat profilnya mancaaapp!
Ngga usah liat kemana-mana dulu, liat namanya aja udah ngga bisa mingkem. He
is.. Nanang Mubarok, SHI, MM, CMLP, COEL. Woow! Subhanallah! Gelarnya kurang
banyak, hehe.
Training ini untuk kami yang
ingin melaksanakan UN 3 bulan kedepan plus SNMPTN nya. Meningkatkan spiritual
kami dan motivasi kami yang kendur.
Di sini saya ingin menulis
secara ringkas apa yang kami dapat pada training yang dilaksanakan di Aula
Ad-dhuha SMAIT As-Syifa tercinta, pada hari Ahad 11 Desember 2011 selama satu hari penuh.
Let’s read!
Sebelumnya ada motto beliau yang
sangat menginspirasi saya, “Keep Fighting Until the Last Minute”. Wow! Pokoknya
kita harus tetep berjuang sampai titik darah penghabisan. Chayoo!
Hanya 3 rumus yang kita
perlukan:
1.
Sempurnakan sebab.
Kalo ngga ada sebab, ngga
bakal ada akibat. Sepakat? Kalo kamu ngga meletusin balon, balonnya ngga bakal
pecah. Sebaliknya, kalo kamu meletusin balon, pasti balonnya pecah. Iya dong? Kalo
kita ngga belajar,apakah akan lulus ujian? Kalo persiapan kita belum matang
terhadap ujian, apakah akan lulus ujian? Maka belajarlah, persiapkan dengan
matang agar kita bisa lulus ujian. Sempurnakanlah sebab.
2.
Libatkan Allah pada
setiap langkah kita.
Selalu libatkan Allah. Karena
Dia yang menentukan nasib kita. Nasib kita ada di tanganNya. Sehebat apapun kita,
sesiapnya kita untuk ujian nanti, apa daya jika Allah berkehendak lain. Selalu sertakan
Allah pada diri kita. Berdo’a. Beribadah. Melakukan kebaikan.
3.
Pantaskan diri kita untuk
ditolong Allah.
Siapa elo mau ditolong? Mau
banget ditolong? Mau banget? Mari kita berkaca, sudah pantaskah kita untuk ditolong
oleh Allah? Sudah pantaskah? Dekatkan diri kita padaNya, sebut Dia pada do’a-do’a
kita, hanya kepada Dia kita meminta pertolongan.
How do we start..
Preseption >
Habits > Strength > Character > Action plan
Let’s start!
And Be the Best!!
B’ elieve in Allah
B reak your limits
E ntusiastic
S incerity
T oughness
Buat yang ngga tau artinya bisa liat
kamus atau tanya ke mbah google:p
That’s all. Kurang lebihnya
begitu. Kalo kurang puas sama tulisan saya, undang aja Pak Nanang. Dijamin ngga
bakal rugi#promote.
Diakhir training ini, ada uji
keyakinan+naluri kelakian.. hehe kita disuruh lewatin beling-beling yang
buanyak. Mungkin udah sering ya? Tapi bagi saya ini yang pertama kali dan saya
yang paling ngeri sama yang namanya begituan. Dan kondisipun berkata lain, saya
yang harus pertama kali mencoba diantara teman-teman saya. Hmm. Bismillah. I can do
it!!
EXOGEN!! KITA BISA! BUKTIKAN!
ANGKATAN SATU SMAIT AS-SYIFA LULUS 1000%
at the last, Semoga tulisan ini bermanfaat:)
“Alangkah hinanya hidup kita. Pada
hidup yang singkat ini, kita tidak mau melakukan yang terbaik”
Saluthfiah
11
Desember 2011