Senin, 26 Desember 2011

...


Tak ada duka di wajahmu
Semua sempurna tertutup olehmu
Hanya keceriaan yang terpancar
Walau hanya dusta yang tersisa
Kau tahu
Kau adalah orang pintar
Sangat pintar menutupinya
Pintar menyimpan yang ada
Aku tak bermaksud jahat
Aku hanya ingin melihat
Sampai masa itu mengikat

Saluthfiah
11 November 2011

...


Kenapa gadis itu menangis?
Muka merah
Memendam amarah
Sisa tangisnya masih membekas
Di wajahnya yang rupawan
Sekarang hanya bisa membisu
Memendam seorang diri

Saluthfiah
13 Oktober 2011

...


Tintaku habis
Tak ada yang bisa kutulis
Aku ingin
Kamu yang mengisinya untukku
Agar aku bisa kembali menulis

Saluthfiah
13 Oktober 2011

...


Padahal aku tahu
Tak ada yang istimewa pada dirimu yang mampu menarikku
Tapi kenapa?
Magnet itu begitu tajam melekat padaku

Saluthfiah :p
1 Oktober 2011

"SEDANG"


SEDANG. “Coba tebak, kenapa Bapak menulis kata “Sedang” itu di papan tulis?” pertanyaan Mr.Bambang terlontar ketika pelajaran telah usai. Ketika kami berkemas merapikan buku yang berserakkan, bersiap untuk pulang.

Serampak kami menjawab,”Ya ngga tau, Pak!”

Kuperhatikan satu kata itu. “SEDANG”. Apa maksudnya? Sedang mengajar, sedang belajar, sedang berdiri, sedang… sedang… . Pikiranku berkelana.

“Seringkali manusia salah dalam menyikapi suatu hal. …”
Wah wah… mulai mengeluarkan keahliannya nih. Raja quotes.

“Ketika ada temen kita yang ngeselin, kita langsung mempunyai pandangan bahwa dia itu nyebelin. Pokoknya dia udah kita cap nyebelin. Sampai pada akhirnya rasa sebel kita berkelanjutan terhadap si dia. Padahal tidak selamanya si dia nyebelin. Dia hanya ‘sedang’ nyebelin.”

“Ketika kita remedial atau gagal dalam ulangan, bukan berarti kita bodoh, bukan berarti kita tidak bisa. Kita hanya ‘sedang’ tidak beruntung pada ulangan itu.”
Yap. Masih banyak ilustrasi-ilustrasi yang di berikan Mr.Bambang. Aku termenung. Termenung yang paling termenung selama hidupku. (Apa gaya tu bahasa)

It’s show me! Gue banget!

Apalagi kalo ada orang yang lagi ngeselin. Rasanya, sepanjang masa aku sebel banget nget sama itu orang. Yang keinget Cuma kenangan nyebelinnya. Hawa-hawanya langsung jadi ngga enak kalo ada si dia. Semua kebaikannya terpental jauh ke dasar lautan#lebay.

Kalo lagi ngerjain ulangan yang emang sebelumnya remedial, selalu ada pikiran-pikiran nakal bergelayutan. “Pasti remed lagi nih.” “Ngga pa-pa deh nilainya jelek, pelajaran ini doang.” “Pokoknya aku ngga bisa!”. Yang udah kebentuk di otak kita tuh yaa pikiran-pikiran yang kayak gitu. Padahal, kita bukannya tidak bisa. Tapi kita ‘sedang’ tidak bisa mendapatkan nilai bagus. Kita ‘sedang’ tidak beruntung.

Masih banyak kasus-kasus. Berjuta cerita yang menyangkut dengan kata ‘sedang’. Mataku terbuka, hatiku terbuka, tanganku terbuka jantungku terbuka (lho?). Sadar dengan sikap lalu yang salah.

So.. kalo lagi sebel sama orang, yang biasanya kita berucap,“Ih! Tu orang nyebelin banget sih! Sebel deh!”
Ganti kalimatnya, jadi… “Ih! Tu orang ‘sedang’ nyebelin deh!” :)

Saluthfiah
12 November 2011
Mr.Bambang Class

Sakit tak Berhati



Sakit yang membuatku cenat-cenut (?)
Sakit yang membuatku susah untuk berkonsentrasi
Sakit yang selalu kurasakan disetiap detik nafasku
Sakit yang membisukan mulut ini
Sakit yang membuatku enggan menyentuh makanan
Sakit yang telah merubah semua

Malas untuk berucap
Kuantitas candaku menurun drastis
Ada apa dengan diri ini?
Hfft..
Kuyakin sebagian besar manusia pernah merasakan sakitku
Mungkin kamu juga
Lalu apa yang bisa kita lakukan atas sakit ini
Entahlah..
Aku hanya bisa terus berdo’a
Agar sakit ini pergi dari diriku
Tapi tentunya
Aku akan mengonsumsi vitamin setiap hari
Untuk membantu menyembuhkan sakitku
… …
Sakit sariawan :)

                  Saluthfiah
30 September 2011
14:15
Disaat terjangkit penyakit