Minggu, 20 April 2014

Ini Tentang Kita



Seperti ada pada masa lalu. Sama. Tapi berbeda.
Ketika hampa yang menyapa. Ketika rindu yang beradu.
Ketika hanya sebuah sesal yang menyelimuti.
Kepada siapakah?
Mungkin pribadi inilah yang menjadi tolak utamanya. Mungkin tingkah laku inilah yang menjadi sarangnya.

Karena kepahaman tak bisa dipaksakan.
Karena sebuah rasa nyaman tak bisa untuk diselaraskan ringan.
Ketika hati belum merasa. Ketika DIA belum memakai kehendaknya.

Do'a dan usaha.
Jangan terhenti. Jangan lengah sampai melupakan.
Karena berharap pada manusia hanya akan melahirkan kekecewaan.
Yang bisa kita lakukan?
Do'a yang tak pernah putus. Do'a yang menjadi jalannya. Do'a yang menjadi sumber kekuatan utama.
Karena DIA yang maha membolak-balikkan hati hamba-hambaNya.

Sedih? Tapi tak boleh larut.
Percayalah dengan rindu riang yang menanti di luar sana.
Masih banyak sosok yang menunggu. Masih banyak sosok yang siap untuk melaku.

Refleksi diri.



@saluth
Rawamangun, 
21/04/2014, 10:50


Tidak ada komentar:

Posting Komentar